Pendidikan Bahasa
Dan Sastra Indonesia
Join with us :
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Semarang
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) berdiri pada tanggal 27 Juni 1987 sesuai SK Pendirian Prodi Nomor 1434/K/14/Kop VI/VI/1987 dengan perkembangan status1987—1988 status terdaftar, 1989—1998 status diakui. Dengan status tersebut, mahasiswa Prodi PBSI masih mengikuti pola Ujian Negara (UN). Sejak adanya BAN PT, status terdaftar, diakui, ataupun disamakan untuk sebuah PT, sudah tidak berlaku lagi, dan sejak tahun 1999, Prodi PBSI sudah terakreditasi.
Nama Prodi PBSI mengalami beberapa kali perubahan. Awal kelahiran tahun 1987, prodi bernama PBSI. Pada tahun 2003, berdasar nomenklatur Dikti, nama berubah menjadi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah (PBSID), dan pada April 2013, nama berubah kembali menjadi Pendidikan Bahasaan Sastra Indonesia (PBSI).
Prodi PBSI sudah mencapai 39 tahun mengabdi dan di bawah kepemimpinan kaprodi (ketua program studi) dan sekprodi (sekretaris program studi) yang terus berganti dengan komitmen sama, yakni menjaga mutu dalam menjalankan tugasnya.
Scientific Vision and Objectives
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Scientific Vision
Developing the scientific field of Indonesian language and literature education to produce graduates who excel in creative works in the fields of broadcasting and BIPA (Indonesian Language for Foreign Speakers), and who possess identity grounded in character and Adab.
Objectives
- Graduates are able to master and apply theories of Indonesian language and literature learning by utilizing advanced instructional technologies at various levels, while upholding character and Adab.
- Graduates are able to conduct research in the field of Indonesian Language and Literature Education.
- Outstanding graduates are capable of applying entrepreneurial pioneering theories to creative works in the fields of education, language, and Indonesian literature (Broadcasting, BIPA).